Hebat, Mulai 1 Januari 2022 PDAM Manado Ambil Alih PT AIR

by -1,325 views

Mecky Taliwuna Direktur PDAM Manado (foto/ist)

Pacificnews.id-.Segera berakhirnya kontrak kerjasama pelayanan air bersih antara PDAM Manado dengan Waterleidengmaatscappij Drenthe (WMD) Belanda melalui anak perusahaan BV. Tirta Sulawesi pada tanggal 15 Januari 2007 yang melahirkan PT Air Manado, maka Pemkot Manado melalui PDAM akan mengambil alih pengelolaan air bersih dari PT Air mulai tanggal 1 Januari 2022.

Berbagai polemik terjadi selama 16 tahun yang menggambarkan kinerja PT Air Manado belum seperti yang diharapkan oleh warga yang bermukim di kota berjulukan tinutuan.

“Selama ini sambungan air bersih ke masyarakat baru mencapai 30 persen. Kualitas air juga kurang baik karena keruh,” ujar Wali Kota Manado, Andrei Angouw belum lama ini dalam acara Diskusi Panel yang diselenggarakan oleh YLKI.

Pemkot melalui PDAM kemudian ingin mengakhiri permasalahan-permasalahan ini yang menjadi keluhan warga, seperti saluran air rusak, pelanggan tidak mendapatkan air karena banyaknya sambungan liat dan sebagainya.

“Pada satu Januari 2022, warga Manado akan merdeka dari penjajahan Belanda dalam tanda kutip terkait pelayanan air bersih,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Manado, Micky Taliwuna.

Baca juga:  Steven Kandouw Apresiasi 7 Penjabat Bupati/Walikota: Semua On The Track

Seperti yang diketahui, hasil kerjasama antara Pemkota Manado dan PDAM dengan BV. Tirta Sulawesi merupakan anak perusahaan dari WMD) Belanda melahirkan suatu perjanjian kerjasama membentuk suatu perusahaan bersama Joint Venture Company (JVC).

Kerjasama tersebut berlangsung pada tanggal 15 Januari 2007 bertempat di aula Pemkot Manado yang pada saat itu dipimpin oleh Jimmy Rimba Rogi, S.Sos mewakili Pemkot sebagai pemilik PDAM Manado dan Gubernur Provinsi Drenthe Belanda Mr. Ter Beek pemilik perusahaan WMD yang disaksikan langsung oleh duta besar Negara Belanda untuk RI dan Duta besar RI untuk Negara Belanda meresmikan pengoperasian PT. Air Manado sebagai suatu perseroan terbatas yang berbadan Hukum.

Sehingga karyawan dan aset serta hutang PDAM waktu itu dialihkan ke PT Air Manado.

Masyarakat Manado menurut Dirut PDAM Micky Taliwuna harus tahu permasalahan sebenarnya terkait PT Air. Sebab PT Air berdiri sebagai perusahaan swasta yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah.

Baca juga:  Buntut Perkelahian Dua Kelompok di Cafe Kawasan Megamas, Perut Warga Tumumpa Manado Bocor

“Warga masyarakat kota Manado harus tahu, PT Air itu adalah perusahaan swasta jadi tidak bisa diintervensi oleh pemerintah baik dalam pengelolaannya, bahkan laporan keuangannya tidak bisa diaudit oleh pemerintah, karena mereka adalah perusahaan swasta. Jadi selama kurun waktu hampir 16 tahun ini banyak masalah yang terjadi, seharusnya pengaduannya kepada PT Air, bukan menyalahkan kepada Pemerintah Kota dalam hal ini Walikota yang disalahkan. Ini supaya jelas,” ulas Micky Taliwuna saat wawancara dalam kegiatan Diskusi Panel yang diselenggarakan YLKI.

Lanjut Micky Taliwuna, pihak PDAM tetap akan mengakhiri kontrak kerjasama tersebut pada 1 Januari 2022.

“Terhitung tanggal 1 Januari 2022, warga Manado akan merdeka untuk kedua kalinya dari penjajahan belanda. Sesuai instruksi Wali Kota Manado, PDAM akan ambil alih,” ucap mantan Direksi Bank Sulutgo itu sembari menambahkan kedepan PDAM bertekad akan meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Baca juga:  TP-PKK Sulut Komitmen Turunkan Angka Stunting

“Sesuai petunjuk Wali Kota Manado, Pak Andrei Angouw pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak bisa berhenti walau satu menit pun. Untuk itu kami akan berupaya semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Tak main-main, pada APBD induk tahun 2022 nanti, pemerintah Kota Manado akan menganggarkan kurang lebih Rp 80 Miliar untuk operasional PDAM.

“Kita sementara review kembali seluruh fasilitas PDAM dari hulu ke hilir, atau dari sarana produksi sumber air, kemudian distribusi air, sehingga kita dapat melihat persoalan apa dan hal-hal apa yang akan diperbaiki.Selanjutnya, akan ada pembenahan terkait dengan pelayanan, termasuk perbaikan mesin-mesin, perbaikan jaringan, penambahan reservoar atau tempat penyimpanan air dan distribusi, itu semua akan dirangkumkan dalam bisnis plan baik jangka pendek satu tahun maupun jangka menengah tiga tahun, intinya perbaikan secara bertahap,” pungkasnya.
(*/pn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.