Idul Adha 1444H: Tanggal dan Penetapan Hari Raya Idul Adha 2023 oleh Pemerintah

by -576 views
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi Konferensi pers Kemenag untuk penetapan 1 Zulhijjah 1444 hijriah. (Tangkapan layar kemenag_ri)

Pacificnews.id, Religi – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan tanggal Iduladha 1444 Hijriyah.

“Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1444 Hijriah ditetapkan jatuh pada Selasa tanggal 20 Juni 2023” tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi usai memimpin Sidang Isbat (Penetapan) Awal Zulhijah, di Jakarta, Minggu (18/6/2023).

“Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1444 H jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023,” imbuh Wamenag, seperti dilansir Pacificnews.id pada website Kementerian Agama Republik Indonesia (RI)

Menurut Wamenag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. “Pertama, kita telah mendengar laporan Direktur Urusan Agama Islam (Urais) bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia sudah berada di atas ufuk, namun masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan MABIMS,” imbuhnya.

Baca juga:  Rio Dondokambey Harap PKPG GMIM Berlangsung Sukses

Sebelumnya, dalam laporannya, Direktur Urais Kemenag Adib menyampaikan berdasarkan data yang dihimpun Tim Hisab Rukyat Kemenag, bahwa ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk berkisar antara 0° 11,78’ (nol derajat sebelas koma tujuh puluh delapan menit) sampai 2° 21,57’ (dua derajat dua puluh satu koma lima puluh tujuh derajat menit). Dengan sudut elongasi antara 4,39° (empat koma tiga puluh sembilan derajat) sampai 4,93° (empat koma sembilan puluh tiga derajat).

“Dengan parameter-parameter ini, maka posisi hilal di Indonesia saat ini belum memenuhi Kriteria Baru MABIMS (Menteri Agama Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura),” papar Wamenag.

Baca juga:  Didepan Forum Komunikasi PKB PGI Olly Dondokambey Uraikan Peran Megawati Dalam Proses Kemerdekaan RI

Kriteria baru MABIMS menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat.

Kedua, Kemenag telah melaksanakan pemantauan atau rukyatul hilal pada 99 titik di Indonesia. “Dari 34 provinsi yang telah kita tempatkan pemantau hilal, tidak ada satu pun dari mereka yang menyaksikan hilal,” kata Wamenag.

Turut hadir juga perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari Ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, pimpinan Ormas Islam, serta Pondok Pesantren.

Dengan penetapan tanggal resmi ini, umat Muslim di Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh rasa syukur.

Baca juga:  Ini Pesan Olly Dondokambey saat Hadiri Ibadah di GMIM Zaitun Mahakeret Manado

Idul Adha merupakan hari yang penting bagi umat Muslim di seluruh dunia yang dirayakan sebagai peringatan atas kesetiaan dan pengorbanan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan anaknya Ismail atas perintah Allah.

Di hari yang penuh berkah ini, umat Muslim melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih hewan qurban dan membagikan daging kepada yang membutuhkan.

Selain itu, Idul Adha juga menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Mari kita sambut dengan sukacita dan khidmat Hari Raya Idul Adha 1444 H yang akan tiba pada tanggal 29 Juni 2023.

Semoga perayaan ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan berkah bagi seluruh umat Muslim di Indonesia. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.