Olly Dondokambey Raih Penghargaan Pena Emas PWI

by -155 views

Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah menyerahkan sertifikat dan mengenakan jaket PWI kepada Olly Dondokambey

Jakarta,Pacificnews.id-.Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Utara (Sulut) memberikan apresiasi kepada Gubernur Prof. Dr (HC) 0lly Dondokambey atas diterimanya Anugerah Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Rabu (7/12/2023) di hotel Borobudur Jakarta.

Ketua NU Sulut Drs H Ulyas Taha MPd, menilai pencapaian tersebut sangat luar biasa. Apalagi sebelum anugerah itu diberikan, Gubernur Olly harus mempertahankan disertasinya dihadapan para penalis yang semuanya para wartawan senior yang kaya akan pengalaman.

“Sangat luar biasa pak Olly memperoleh predikat Cum Laude, setelah memaparkan disertasinya,” tutur Kakanwil Sulteng.

Ulyas juga menilai, Gubernur Olly Dondokambey sangat menguasai semua permasalahan yang ada di daerahnya. Makanya kata dia, jangan heran jika predikat Cum Laude dapat diraih.

“Saya nilai pasti banyak pertanyaan yang sulit dari penalis yang dapat di jawab dengan benar oleh pak Olly Dondokambey,”ucapnya.

Ulyas Taha juga terkesan dengan menilai strategi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut yang dipimpin Gubernur Olly dalam rangka memulihkan perekonomian di Sulut pasca Covid-19.

“Ekonomi di Sulut tumbuh pesat. Strategi yang dilakukan pak Olly dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi sangat tepat. Buktinya, ekonomi di Sulut pertumbuhannya di atas ekonomi nasional. Peran pak Olly sangat besar, dan tentunya untuk menunjang itu semua tidak lepas peran pers,”tandasnya.

Perlu diketahui, sebelum diberi penghargaan, Gubernur Olly Dondokambey melakukan orasi dan dinilai oleh panelis yang terdiri para wartawan senior. Hasilnya, Gubernur Olly diberi nilai Cum Laude.

Mengaku Senang, Gubernur Olly Dondokambey Sebut Nama Wagub Steven Kandouw

Gubernur Olly mengaku senang dan tak menyangka bisa memperoleh Anugerah Pena Emas PWI. Kata dia, peran pers dalam pembangunan di Sulut sangat positif. Pers, tambahnya, tidak saja berperan dalam menjalankan fungsinya memberikan informasi bermanfaat kepada masyarakat tapi yang tidak kalah pentingnya juga melakukan kontrol sosial.

“Media di Sulut menjadi referensi saya dalam melihat persoalan pembangunan. Dari media lah saya bisa tahu kondisi riil di masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, keberhasilan Sulut keluar dari kritis Covid -19 dan memulihkan kembali kehidupan perekonomian Sulut juga tak lepas dari peran pers. Sehingga perekonomiannya dapat tumbuh di atas 5 persen per tahun atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Media berperan dalam memperkenalkan potensi Sulut di bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan andalan masa depan sektor pariwisata. Saya kira peran pers masih relevan untuk kita dorong terus ke depan,” ujar Olly.

Olly kemudian bercerita, ketika Kantor PWI Sulut di Manado tahun 2021 terbakar, dirinya dan Wakil Gubernur (Wagub) Drs Steven O.E Kandouw turut aktif membantu rehab gedung tersebut lewat APBD 2023.

“Saat ini, gedung PWI itu sudah dapat dimanfaatkan lagi. Saya memang ingin PWI kuat sehingga bisa berkontribusi lebih besar bagi pembangunan di Sulut,” tukas Olly.

Olly Dondokambey Orang ke-4 di Sulut Peraih Anugerah Pena Emas PWI

Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah menyerahkan sertifikat dan mengenakan jaket PWI kepada Olly Dondokambey.

Untuk penyerahan Pin Pena Emas akan diserahkan pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2024 tanggal 9 Februari mendatang. Di Sulut, Olly tercatat menjadi orang ke-4 dan orang ke-45 yang menerima penghargaan tertinggi dari PWI yakni Pena Emas.

Tradisi penganugerahan Pena Emas dimulai sejak tahun 1946. Penerima pertama adalah Sumanang, SH, Ketua PWI pertama. Penganugerahan Pena Emas PWI Pertama di Sulut diberikan kepada Gubernur GH Mantik tahun 1984, selanjutnya Gubernur CJ Rantung tahun 1995, kemudian Gubernur SH Sarundajang tahun 2013 dan Gubernur Olly Dondokambey tahun 2023.
(*/stvn)

No More Posts Available.

No more pages to load.