Polda Sulut Edukasi Anak-anak GMIM Sentrum Bitung

by -556 views

Foto bersama usai kegiatan

Bitung,Pacificnews.id-.Polda Sulawesi Utara kembali menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak di Kota Bitung. Kali ini Polisi Sahabat Anak dilaksanakan di Gereja GMIM Sentrum Bitung, Sabtu (9/12/2023) yang diikuti oleh kurang lebih 250 anak.

Kegiatan ini dihadiri oleh Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Ari Wahyu Widodo, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian, Kapolres Bitung, Kabag Psikologi Ro SDM,  Kapolsek Maesa dan personel Polwan.

Polisi Sahabat Anak ini dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Jemaat GMIM Sentrum Bitung Pdt. Stenli Emor. S.Th, dilanjutkan dengan beberapa permainan menarik, bernyanyi, deklamasi, yel-yel anak Indonesia dan pembagian makanan ringan kepada seluruh anak yang hadir.

Baca juga:  Bahas Sinergitas di Bidang Pendidikan, Kapolda Sulut Terima Kunker Rektor Unsrat

Menurut Kabid Humas Kombes Pol Iis Kristian, kegiatan ini merupakan implementasi dari slogan Polda Sulut, Semangat untuk Melayani.

“Polisi Sahabat Anak ini sebagai salah satu wujud kedekatan Polri dengan masyarakat khususnya kepada anak-anak. Selain permainan dan nyanyian, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada anak-anak agar menjadi anak baik, saling menghormati dan menghargai,” katanya.

Anak-anak diharapkan tidak takut dengan polisi, tapi justru dekat dan akrab dengan polisi.

“Kita ingin memperkenalkan sosok polisi sejak dini kepada anak-anak, bahwa polisi bukan sosok yang ditakuti melainkan sebagai sosok yang humanis, sebagai sosok seorang sahabat yang dekat dengan masyarakat¬† dan memperkenalkan kepada mereka bahwa Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat kepada usia dini,” ujar Kombes Pol Iis Kristian.

Baca juga:  Dua Kali Cabuli Anak di Bawah Umur, MP Diamankan Tim Resmob Polres Bitung

Ia juga berharap melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, bisa membentuk karakter anak yang baik dan santun.

“Melalui permainan dan lagu, kita tanamkan sifat-sifat kerjasama, patuh dan disiplin, teposeliro, cinta tanah air, saling menghormati, saling menghargai, saling menyayangi, tolong menolong dan kebersamaan. Bersama orang tua anak, bahagia rasanya¬† melihat anak-anak tersenyum gembira bermain dalam suasana yang nyaman dan aman,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar terus melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak.

“Pengawasan kepada anak-anak kita tidak hanya di rumah dan sekolah, tapi juga di tempat-tempat aktifitas lainnya,” pungkasnya.
(*/tim pn)

Baca juga:  Safari Natal di Bitung, Olly Dondokambey Sentil Terkait Pertobatan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.