Pria Paruh Baya di Kotamobagu Cabuli Anak Dibawah Umur Berulang Kali Sejak 2019

by -868 views

Pacificnews.id-.Dugaan tindak pidana perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur terjadi di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur belum lama ini.

Dalam press conference yang dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Januari 2021 pagi di aula Polsek Kotamobagu, Kapolsek Kotamobagu Kompol Afrizal R. Nugroho didampingi Kanit Reskrim AKP AR Muhammad dan Kasi Humas Polres Kotamobagu Iptu I Dewa Adnyana mengatakan, dugaan tindak pidana ini terjadi pada tanggal 30 Desember 2021 siang di kolam renang milik tersangka lelaki berinisial S (56).

Lebih lanjut Kompol Afrizal mengatakan, saat itu korban, seorang perempuan berusia 12 tahun sedang bermain di kompleks kolam renang. Tiba-tiba korban dipanggil oleh tersangka, diberikan uang dan dibujuk untuk ikut ke dalam kamar mandi,
Sampai di dalam kamar mandi, tersangka melakukan tindakan asusila dengan meraba-raba organ intim korban.

Baca juga:  Pejabat Eselon 2 Bitung Diduga Ajak ASN Naikkan Polling Politik Maurits Mantiri

“Perlakuan tersangka terhadap korban sebelumnya sudah dilakukan berulang-ulang sejak tahun 2019 dan pernah ia lakukan di rumah tersangka,” ujar Kompol Afrizal.

Tindakan tak senonoh tersangka tersebut akhirnya dilaporkan korban ke orang tuanya dan ditindaklanjuti dengan melaporkannya ke Polsek Kotamobagu dengan laporan nomor LP/02/I/2022/SPKT/SEK-KTGU/POLDA SULUT tanggal 3 Januari 2022.

“Berdasarkan laporan orang tua korban, polisi pun melakukan penyelidikan, melakukan gelar perkara, penyidikan dan menetapkan status tersangka terhadap saudara S,” terang Afrizal.

Penyidik kemudian melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka pada tanggal 6 Januari 2022 dan menyerahkan berkas perkara ke JPU Kotamobagu pada tanggal 17 Januari 2022.

Baca juga:  Kapolda Sulut Minta Media Beri Edukasi Bagi Masyarakat

Tersangka dikenakan Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang PERPU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun dan denda Rp5 Miliar.
(*/dwi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.